Sabtu, 13 Agustus 2011

Tips memilih daging dan mengempukan daging

Ciri Umum Daging Yang baik
1. Daging yang berkualitas memiliki ciri ciri :
Berwarna merah segar (tidak pucat maupun kebiruan)
Berbau segar (tidak busuk atau berbau asam)
Bertekstur lembab dan mengkilat
2. Hati hati jika mendapati daging dengan warna merah menyala dan mencurigakan. Sebab ada sebagian penjual daging yang nakal menambahkan pewarna merah pada daging.
3. Selain itu daging yang baik jika dipegang masih terasa basah namun tidak lengket di tangan, elastis dan tidak lembek

Hati hati dengan daging sapi glonggongan.
Dewasa ini beredar kabar tidak sedap soal daging sapi glonggongan (daging sapi dari sapi yang dipaksa untuk meminum air sebanyk banyaknya sebelum disembelih). Bagaimana cirinya :
1. Daging sapi normal dengan daging sapi glonggongan nyaris tidak bisa dibedakan. Namun jika diteliti dengan cermat, daging glonggongan akan terlihat lebih basah dariapda daging sapi normal.
2. Disamping itu daging mengeluarkan air terus menerus. Dan para penjual daging tidak berani menggantung dagingnya, karena dikhawatirkan beratnya menyusut.
3. Jika dipegang, dagingnya tidak kenyl dan warnanya cepat berbah. dalam satu hari saja, warananya sudah merah kebiruan.
4. Daging menjadi mudah membusuk karena kadar airnya yang sangat tinggi
5. Berat daging lebih berat dari berat seharusnya.
6. Daging akan terlihat lebih cepat susut jika sudah dipotong.

Tips memilih daging kambing
1. Ciri ciri yang baik untuk daging kambing adalah memiliki warna merah muda, serat yang lembut dan halus. Lemak daging kambing keras dan kenyal serta berwarna putih kekuningan. Disamping itu aromanya khas lebih keras dibandingkan daging sapi.
2. Daing kambing yang sudah akil balik jauh lebih enak dari pda daging kambing yan sudah 3 kali atau lebih kawin
3. Untuk memilih daging kambing, tetap berpedoman pada poin di aas. Plus untk daging kambing muda, biasanya tulang rawannya juga tampak lebih lunak, serta gigi belum tanggal. Jadi jangan percaya begitu saja dengan iklan kambing muda, karena belum tentu benar benar muda.

Menghilangkan bau pada daging
1. Cincng, memarkan atau lumat jahe, kemudian campurkan pada daging yang akan diolah. Aroa jahe akan menutupi bau lebus pada daging. Agar hasilnya maksimal, lebih baik lagi jahe dihaluskan bersama bumbu lain.
2. Untuk mengenyahkan bau tak sedap, anda juga bisa menambahkan bumbu dapur beraroma kuat seperti kapulaga, kayu manis, cengkeh dan bumbu rempah lainnya. Bumbu-bumbu yang beraroma kuat seperti itu tidak hanya membuat rasa masakan menjadi nikmat, tetapi juga membantu menghilangkan bau tidak sedap pada daging.
3. Khusus daging kambing, tidak perlu dicuci sebelum dimasak. Jika dicuci, baunya yang tajam semakin menonjol. Karenanya beli daging kambing di tempat yang terjamin kebersihannya. Gunakan bumbu rempah yang beraroma tajam untuk mengimbangi aroma daging kambing yang khas. (hehehe kalo saya sih, pasti saya cuci. Dan alhamdulillah kalo kita beli daging yang halal, baunya ga terlalu tajam kok).

Agar bumbu Meresap
1. Campur semua bumbu halus dengan daging yang akan diolah, diamkan sekitar 15 menit (marinade). Daging siap diolahmenjadi berbagai masakan.
2. Cara pengolahan ke dua adalah daging direbus dengan bumbu hingga agak lunak. Setelah itu angkat dan diamkan beberapa saat. Daging pun siap dimasak.
3. Aar bumbu lebih cepat mereap, potong daging tipis-tipis dan berlawanan dengan arah serat.

Mengempukkan daging.
1. Iris daging, kemudian memarkan dengan pemukul daging
2. Bungkus daging dengan daun pepaya yang sudah diremas remas beberapa menit. Daun pepaya berfungsi mengempukan daging.
3. Tambahkan parutan atau remasan nanas pada irisan dagin, diamkan beberapa saat.
4. Anda juga bisa memamkai meat tenderizer. Lumuri daging dengan meat tenderizer selama beberapa waktu sebelum dimasak atau rebus daging bersamaan dengan bubuk pengempuk daging.
5. Bila daging sudah empuk saat direbus, mungkin karena terlalu tua, tambahkn air anggur hasil fermentasi (red wine) ke dalam air rebusan. untuk setiap 1 kg daging berikan 2 sendok teh air anggur. Hasilnya daging empuk tanpa merubah rasa (Note : tidak dibolehkan untuk muslim yah, hehehehe)
6. Masak daging dengan panci presto (ini kayaknya paling pas)

Tambahanku :
Memasak daging dengan panci presto
Kalo butuh ditumis bumbunya, tumis dulu bumbu halus dan bumbu lain yang dibutuhkan. Masak daging bersama bumbu,sampai daging berubah warna.  Beri santan atau air sesuai yang dibutuhkan, masukkan ke panci presto. Untuk membuat rendang kemarin saya butuh waktu hanya 25 menit saja. Pastikan airnya cukup, supaya ga gosong
 
Cara Lain Mengempukkan Daging
Fitriya
undefined
Jakarta - Jika selama ini dalam mengempukkan daging dikenal menggunakan pepaya muda, buah nanas, ataupun bahan kimia khusus untuk mengempukkan. Namun berbeda dengan cara yang satu ini.

Tentunya tidak asing lagi di telinga dengan bahan makanan yang satu ini. Dengan beras, jenis bahan makanan pokok ini, selain perannya yang penting bagi pelengkap hidangan. Ternyata juga memiliki manfaat lain yakni untuk mengempukkan daging.

Lalu seperti apa cara mengempukkan daging menggunakan beras? Seperti dikutip dari salah satu blog, Sarat Manfaat, Kamis (12/5/2011), disebutkan bahwa merebus daging dengan beras akan membuat daging cepat empuk dan lunak.

Disebutkan, bahwa cara tersebut adalah dengan menaruh beberapa butir beras ke dalam rebusan daging. Dan beras ini akan bereaksi untuk membantu mengempukkan daging.

Dan caranya cukup mudah yakni siapkan panci dengan air untuk merebus. Kemudian jerang dan tunggu sampai mendidih, baru masukkan daging dan beras sekaligus. Tidak hanya daging sapi yang cepat lunak dengan cara ini, tetapi juga kambing, bebek atau sejenisnya. Sehingga akan menghemat bahan bakar juga tentunya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar